Showing posts with label English translation. Show all posts
Showing posts with label English translation. Show all posts

May 23, 2018

[ENG] Bianglala, Pantai, dan Tulip - Western Europe Trip Pt. 4

[ENG Translations Available]

Waktu nulis Part 4 ini, hati kok rasanya lumayan baper ya. Sudah hampir 2 bulan sejak meninggalkan Belanda tapi nyawaku rasanya masih separuh melayang-layang disana. Masih lekat di ingatan dinginnya angin Belanda, enaknya stroopwafel dan coklat panas, bahkan tiap belokan dan sudut-sudut Amsterdam (oke ini lebay wong aku anaknya pelupa banget).

Tapi life must go on ya. Jadi marilah kita akhiri cerita tentang Negeri Kincir Angin lewat post satu ini. Hari ini aku akan main ke pantai, naik bianglala, dan bertemu Si Cantik Tulip. FYI, tahukah kamu bahwa "kantor" dalam Bahasa Belanda adalah "kantoor" dan "kamar" adalah "kameer"?

When writing this Part 4, my heart wasn't at ease. It's almost 2 months after leaving Netherlands but somehow my mind and soul still wander there. I can remember clearly how cold the wind was, how tasty the stroopwafel and hot chocolate were... even every corner of Amsterdam still stick to my mind (ehm, not this one though hahaha I'm a very forgetful person)

But life must go on, so let me end the story about Netherlands, the Country of Windmill, by telling you this story. On this day, we would visit a beach, take a ferris wheel ride, and finally meet the fascinating Tulip flower.



Akhirnya... / Finally...

May 04, 2018

[ENG] Dari Trekking Sampai Bowling - Western Europe Trip Pt. 3

[ENG Translations Available]

Teman-teman yang mengenal aku dengan baik, pasti tahu bahwa aku adalah jenis orang yang tidak suka merepotkan sesama manusia(?) Selama masih bisa dilakukan atau diselesaikan sendiri, tak perlulah 'menyeret' orang lain apalagi jika sampai memberatkan pihak lain tersebut. Begitu pun dalam masalah nge-trip, selama masih ada hostel untuk diinapi dan transportasi umum untuk ditumpangi, tabu rasanya jika aku harus menghubungi keluarga, sahabat, atau kenalan di destinasi.

Those who have known me for quite some times might notice that I'm the kind of person who doesn't like to bother other people. As long as it can be done or resolved by myself, I don't feel it's necessary to 'drag' other people. It also applies to my trip-related issues, as long as there's hostels for book and public transportation to take, I prefer not to contact any family, friends, or acquaintances in my trip destination.

Family trekking trip

April 12, 2018

[ENG] Amsterdam-Madurodam - Western Europe Trip Pt. 2

[ENG Translations Available]

Aku memutuskan untuk lebih anteng dan santai di Amsterdam mengingat kemarin saat di Paris aku sudah memforsir Mama untuk banyak berjalan kaki. (Kalo 10.000 langkah = 8 km, ada kali kami jalan 20.000 langkah sehari 🙀) Apalagi 3 hari ke depan kami akan pesiar penuh totalitas bersama keluargaku, jadi alangkah baiknya kami tidak menguras energi selama tur Amsterdam.

I decided to be more calm and relaxed in Amsterdam remembering yesterday I had forced Mama into a lot of walking. (If 10,000 steps = 8 km, then we have walked 20,000 steps in only one day 🙀) Also because the next 3 days we will have trips with family, it'd be nice for us not to drain our energy during Amsterdam tour.

Amsterdam si Kota Kanal

SENIN, 26 MARET / MONDAY, MARCH 26
Pertama kalinya dalam sejarah bertualang dengan bis, aku tiba di destinasi lebih cepat dari waktu yang diperkirakan. Kami tiba pukul 05.45 dini hari di terminal Amsterdam Duivendrecht, 1 jam lebih awal dari schedule yang tertera di karcis. Keren juga Pak Supir, padahal rasa-rasanya beliau tidak mengebut kok selama perjalanan.

Sekilas info nih, readers, sekarang Google Maps punya fitur "Maps Timeline" yang merekam histori perjalanan kita setiap hari. SETIAP HARI. Keren banget kan? Dipadupadankan dengan fitur geotagging-nya yang sudah oke sejak dulu, aku merasa makin dimudahkan untuk menyusun real itinerary pasca ngetrip. Dia tahu jam berapa kita ada di mana dan exact location dari tiap foto yang kita ambil dengan kamera HP. Jadi kalau aku randomly took a picture saat melintas dengan kereta atau bus, kita tetap bisa melacak lokasinya walau antah berantah.

April 05, 2018

[ENG] Asam-Manis Paris - Western Europe Trip Pt. 1

[ENG Translations Available]

Dari mana ya enaknya memulai cerita Paris ini? 😆
How should we begin this Paris story? ðŸ˜†

Tour Eiffel

Selayaknya trip hemat murah meriah-ku yang lain, Western Europe (+ Finland) 2018 ini diinisiasi sejak tahun lalu. Lebih tepatnya Agustus 2017. Jadi, sekali lagi untuk readers sekalian yang kerap meminta-minta diajak nge-trip... tolong ingat bahwa pencarian tiket murah ini dimulai 1 tahun sebelum keberangkatan. Jadi harus sangat siap mental dan punya rencana matang: mau kemana, kapan, berapa lama, dengan siapa saja. Jangan dadakan.

Dua buah tiket Qatar Airways dengan rute Jakarta-Doha-Paris + Helsinki-Doha-Singapura tanggal 25 Maret-1 April 2018 berhasil kami boyong dengan harga Rp10.487.200,- alias 5,2 juta per orang. Ups, bukan "kami" ding... "Bang Adi" tepatnya. *sembah sujud Guru Traveling favoritku* Seperti biasa, daftar biaya dan itinerary akan kutulis di akhir rangkaian trip review. Harap bersabar ya.

Just like my other cheap trips, Western Europe (+ Finland) 2018 trip was initiated last year, August 2017 to be precise. So, for Readers who always ask to be included in my trip... please remember that cheap-ticket hunting must be started one year before departure. So please be very prepared, and plan your trip carefully: going where, when, how long, with whom. Being impromptu is not advisable.

We managed to get two Qatar Airways tickets with the route of Jakarta-Doha-Paris + Helsinki-Doha-Singapore on March 25-April 1, 2018. The price was IDR 10.487.200 (5.2 million per person). Oops, it was not "we" but "Bang Adi" *my favorite Traveling Guru* As usual, I will write the list of expenses and complete itineraries at the end of this trip review series. Please be patient.

Transit di Doha selama 3 jam | 3 hours transit in Doha